Jumat, 20 November 2020

HIPOTESIS TERBENTUKNYA BULAN

Theia (pronunciation :  /θə/) adalah objek dengan massa planet yang diduga pernah ada pada masa awal Tata Surya, dan menurut hipotesis tubrukan besar objek ini bertubrukan dengan objek bermassa planet lainnya, yaitu Gaia (Bumi purba) sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu.[1][2] Theia diduga merupakan objek Troya Bumi yang seukuran Mars dengan diameter 6.102 km. Geolog Edward Young dari University of California, Los Angeles, telah menganalisis sampel batu yang dikumpulkan oleh misi Apollo 1215, dan 17, dan mengusulkan bahwa Theia pernah bertubrukan langsung dengan Bumi.[3] Puing-puing Theia lalu berkumpul di sekitar Bumi dan kemudian membentuk Bulan.

Beberapa ilmuwan menduga bahwa puing yang terlempar ke orbit awalnya membentuk dua bulan[4][5] yang kemudian menjadi satu seperti sekarang. Hipotesis Theia juga menjelaskan mengapa inti Bumi lebih besar daripada yang seharusnya untuk objek dengan besar seperti Bumi: menurut hipotesis ini, inti dan mantel Theia bercampur dengan Bumi.[6]

Sumber Teks

Sumber Gambar


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PSBB TRANSISI BERAKHIR HARI INI,JAKARTA CETAK ANGKA POSITIF TERTINGGI

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta bertambah 1.579 pada Sabtu (7/11/2020) kemarin. Penambahan tersebut tercatat pali...